Sabtu, 22 September 2012

George Eastman, Sang Penemu Brand Kodak


Dalam hidupnya, ia memberikan 100 juta dollar, sebagian besar untuk Universitas Rochester dan Massachusetts Institute of Technology (dengan nama "Tuan Smith"). Untuk mengenang jasanya, Universitas Rochester membangun suatu gedung yang dipersembahkan untuk Eastman. Eastman turut membantu Tuskegee Institute dan Hampton Institute. Rumahnya di 900 East Avenue di Rochester menjadi sebuah museum fotografi dan film pada 1947. Untuk memperingati 100 tahun kelahirannya, Eastman dihargai dengan pemuatan fotonya di perangko kantor pos Amerika Serikat.
George Eastman adalah pendiri dari Eastman Kodak Co. dan menemukan film gulung, serta berjasa menyebarluaskan fotografi. Film gulung ini merupakan dasar dari penemuan film bergerak yang digunakan oleh pembuat film awal Thomas Alva Edison, Lumière bersaudara dan Georges Méliès.

George Eastman lahir pada 12 Juli 1854 di Waterville, dekat New York, Amerika Serikat. Ia lahir dari keluarga miskin. Ketika usianya masih sangat muda, ia harus ikut memikul tanggung jawab menghidupi keluarga. Dia mula-mula bekerja sebagai kurir di sebuah perusahaan asuransi, lalu menjadi pegawai arsip. Sambil bekerja, Eastman belajar akuntansi pada malam harinya. Pada usia 24 tahun, ia diterima bekerja sebagai pegawai junior di sebuah bank.

Suatu hari, saat hendak melakukan perjalanan ke Santo Domingo, Kepulauan Karibia, dalam rangka cuti, ia disarankan oleh rekannya untuk mendokumentasikan perjalanannya melalui foto. Pada zaman itu, peralatan fotografi sangat sulit dibawa karena ukurannya besar. Sejak itulah, Eastman mulai menyukai dunia fotografi.

Kesukaannya pada fotografi membuat Eastman terus-menerus bereksperimen dengan emulsi di laboratorium yang tak lain adalah dapur ibunya. Ia kemudian menemukan resep emulsi untuk fotografi pelat kering yang segera dipatenkan olehnya pada tahun 1880, dengan dana tabungan dan pembelian hak patennya oleh sebuah perusahaan fotografi di Inggris. Eastman mulai memproduksi pelat foto kering dan menjualnya di sebuah ruang loteng sewaan.

Ambisi Eastman untuk mempopulerkan fotografi mulai berbuah ketika ia menemukan dan menyempurnakan film serta berusaha membuat sebuah kamera sederhana. Pada bulan Juni 1888, muncullah kata baru “kodak” untuk sebuah kamera ringan. Nama itu muncul begitu saja. Banyak orang bertanya, dari mana kata itu berasal? “Saya mengarang sendiri nama itu. Saya senang sekali dengan huruf ‘K’, kedengaran mantap dan tegas. Lalu saya coba berbagai kombinasi huruf yang menghasilkan kata dengan huruf awal dan akhir sebuah ‘K’,” tutur Eastman.

Nama itu memang kemudian terbukti tenar, bahkan menjadi semacam kata generik untuk kamera. Setelah penemuan Kodak, banyak lagi kemajuan dalam bidang fotografi yang dipelopori oleh Eastman. Pada intinya, ia telah membuat fotografi menjadi sedemikian sederhana dan mudah.


__________________________________________
George Eastman dan Kodak
__________________________________________


Pada 4 September 1888, Eastman mendaftarkan merek datang Kodak, yang disusunnya berdasarkan huruf-huruf kesukaannya, dan menerima paten untuk kameranya yang menggunakan film gulung. Di sinilah muncul frasa "You press the button, we do the rest" (Anda menekan tombolnya, kami mengerjakan setelahnya).

Kamera temuannya berharga 25 Dolar Amerika dapat digunakan untuk mengambil 100 gambar dengansatu film gulung. Kemudian, pengguna memberikan film gulungnya ke Kodak untuk diproses. Layanan ini pada saat itu dihargai 5 Dollar.

Eastman turut menyokong pendirian Sekolah Musik Eastman dari Universitas Rochester yang dipimpin oleh Alfred Klingenberg.

Pada 1925, Eastman melepas manajemen sehari-hari Kodak, dan menduduki jabatan ketua. Setelah msa ini, ia memusatkan kegiatannya pada kegiatan derma.


__________________________________________
Akhir Hidup
Dua tahun sebelum wafat, ia menderita suatu nyeri yang hebat, Ia mengalami kesulitan berjalan dan berdiri. Dalam kedokteran modern, dimungkinkan Eastman menderita stenosis spinalis, penyempitan saluran sumsum tulang belakang karena peradangan. Ia terus mengalami depresi dan hari-hari dihabiskannya di kursi roda. Pada 1932, ia mengakhiri hidupnya dengan satu tembakan dan meninggalkan pesan, "Pekerjaan saya sudah selesai. Mengapa menunggu lagi?". Eastman dikuburkan di Kodak Park di Rochester, New York.


__________________________________________
Logo Logo Kodak
__________________________________________

Selasa, 18 September 2012

Riwayat Hidup PSY Oppa Gangnam Style


‘Oppa Gangnam Style!’ Mungkin belakangan ini Anda anda sekalian pernah mendengar, melihat atau setidaknya membaca kalimat tersebut. Ya, Gangnam Style adalah gerakan tari khas yang dipopulerkan oleh sebuah lagu berjudul sama.
Gangnam Style sukses menjadi fenomena yang tengah menjangkiti khayalak di seluruh dunia. Mari berkenalan dengan penciptanya, Jae Sang Park, atau yang lebih dikenal sebagai PSY.
Jae Sang Park atau Park-Jae Sang lahir di Korea Selatan pada 31 Desember 1977 silam. Ia menghabiskan masa remajanya di Korea Selatan sebelum akhirnya melanjutkan kuliah di Amerika. Park-Jae Sang melanjutkan studinya di Boston University dan Berklee College Of Music, keduanya merupakan Universitas yang cukup bergengsi di Amerika.
Kecintaannya pada musik membawa Jae-Sang Park memutuskan untuk berkarir sebagai rapper setelah memperoleh gelarnya di dua universitas tersebut.
Penuh lika-liku karir kehidupan
Jae-Sang Park ‘membaptis’ dirinya dengan nama PSY setelah meluncurkan album debutnya pada tahun 2001 lampau yang bertajuk PSY… From the Psycho World!. Pada awalnya, kemunculan PSY tidak berjalan mulus karena penampilannya yang nyeleneh dan memiliki bentuk fisik yang jauh dari ekspektasi masyarakat Korea Selatan yang memuja kesempurnaan fisik. Album debutnya pun sempat didenda pada saat itu karena dianggap memuat beberapa lirik yang ‘kurang pantas’. Album debut tersebut akhirnya dilarang beredar karena dianggap memberikan pengaruh negatif bagi kaum muda. Tidak hanya itu, album keduanya‘Ssa 2′ yang dirilis pada tahun 2002 juga dilarang beredar karena dijual untuk usia di bawah 19 tahun.
Kegagalan demi kegagalan tidak membuat PSY patah arang, ia terus berkarir di blantika musik Korea Selatan. Ia tidak gentar bersinggungan dengan pandangan umum di Korea Selatan bahwa seorang musisi / pekerja dunia hiburan harus dilengkapi fisik serta paras sempurna. PSY tetap dengan konsep originalnya, nyeleneh dan apa adanya. Memang bila sekilas dilihat, penampilan PSY tidak menarik untuk mata. Ia adalah pria tambun dengan tinggi badan sedang, wajah bulat dan mata sipit. Sepintas ia terlihat seperti salesman mobil ketimbang biduan. Hal ini, di Korea Selatan, jelas merupakan suatu hambatan. Bagaimana tidak, Korea Selatan adalah salah satu negara dengan populasi penduduk yang melakukan operasi plastik terbesar di dunia.
Alih-alih menyerah pada keadaan dan terseret arus, PSY terus melangkah dengan berani. Pada album ketiga, PSY melakukan terobosan dengan menyebar albumnya lewat internet. Album bertajuk ‘Champion’ itu memperoleh kesuksesan yang cukup besar. Nama PSY sebagai pendatang baru pun mulai diperhitungkan, setidaknya secara nasional.
Berikutnya, PSY terus malang melintang di dunia hiburan Korea Selatan. Selain bernyanyi, ia juga pernah menjajal dunia perfilman dan menjadi juri di ajang pencarian bakat televisi. Pada tahun 2010, PSY kembali menekuni dunia tarik suara. Ia bergabung dengan agensi prestisius YG Entertainment karena kedekatannya dengan salah satu petinggi agensi tersebut. Pada masa itu, boyband Korea tengah booming dan menjadi trend di seluruh Asia. PSY dengan rendah hati mengatakan bahwa dia masih jauh dari predikat ‘Idola’ dan akan tetap berkarya di jalurnya sebagai solo rapper.
Gangnam Style kartun
Gangnam Style
Gangnam Style dan artinya
Akhirnya, kerja keras PSY berbuah manis. Pada tahun 2012, video musiknya yang bertajuk ‘Gangnam Style’ menjadi sebuah fenomena viral. Video yang juga mempopulerkan tarian Gangnam Style itu hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 131 juta kali di situs unggah video Youtube. Jumlah yang mencengangkan dan masih terus bertambah.
Lagu tersebut berkisah tentang seorang wanita impian yang mampu bergaya classy sekaligus liar. Gangnam sendiri adalah nama daerah elit di Korea dan juga markas beberapa perusahaan kelas dunia seperti Samsung. Dapat dikatakan bahwa Gangnam adalah Silicon Valley nya Korea, tempat orang orang kaya bermukim.
Gerakan Gangnam Style yang diciptakan PSY adalah gerakan dansa seperti mengendarai kuda, berjingkrak-jingkrak dengan angkuh dan mudah ditiru, yang dimaksudkan untuk merepresentasikan gaya berkelas distrik Gangnam. Pada awalnya, Park-Jae Sang mengaku tidak berniat untuk menciptakan sebuah mahakarya, ia hanya ingin menciptakan sesuatu yang ‘segar’ di tengah kondisi ekonomi dunia yang tengah terpuruk dan iklim kemarau yang semakin mencemaskan.
Digemari di seluruh dunia
gangnam ellen britney
op..op..op..op!
Meskipun juga menimbulkan pro dan kontra, propaganda Gangnam Style terbukti menyedot perhatian khayalak ramai, PSY pun menjelma menjadi salah satu musisi paling terkenal di dunia saat ini. Gangnam style juga telah sampai di mata dan telinga para selebriti dunia, sebut saja Katy Perry, Britney Spears, dan almamaternya di Berklee, John Mayer sempat menyinggung tentang Gangnam Style di twitter. Kesuksesan tersebut membawa PSY ke ranah internasional. Baru-baru ini ia diundang untuk menghadiri MTV Video Musik Awards, sebuah ajang anugrah musik prestisius. PSY memperoleh ketenaran luas di Amerika, terakhir ia terlihat mengajari Britney Spears gerakan Gangnam Style di sebuah talk show dan mendeskirpsikan Gangnam Style sebagai ‘Dress Classy, dance cheesy’
PSY adalah sebuah ikon dari buah kerja keras dan pantang menyerah. Ia berhasil mendobrak beberapa pakem dan paradigma, contohnya, pandangan bahwa musisi Korea pasti memiliki fisik sempurna. Kemudian lagu Gangnam Style menjadi satu dari segelintir lagu yang memakai bahasa ‘Ibu’ tapi dapat diterima oleh dunia. Perjalanan Park-Jae Sang untuk mencapai puncak kesuksesan tidaklah mudah, namun semangat dan rasa cintanya pada dunia musik membawanya jauh tinggi melampaui para boyband/girlband yang lebih dahulu tenar. Park-Jae Sang mengajarkan kita bahwa kegigihan, ketulusan dan kesederhanaan dalam menciptakan suatu karya tidak akan pernah sia-sia.
Thank you Oppa Park-Jae Sang! Now grab your shades, keep calm, listen and do the Gangnam Style!!! :D

Biografi singkat :
Nama : Park-Jae Sang
Tempat / Tanggal lahir : Korea Selatan / 31 Desember 1977
Pendidikan :
- Banpo Elementary School
- Banpo Middle School
- Sehwa High School
- Boston University
- Berklee College Of Music
Status : Menikah
Nama istri : Yoo Hye Yeon

Minggu, 16 September 2012

10 Fakta Dibalek PSY Gangnam Style


Op, op, op, op, oppa gangnam style..!”. Pastinya sebaris lirik tersebut sudah nggak asing lagi di telinga, apalagi bagi kamu yang suka banget sama musik dengan genre K-Pop.
Yup, Gangnam Style yang sangat fenomenal bahkan mendunia. PSY yang merupakan singkatan dari Psycho memberikan nilai yang berbeda dari musik K-Pop sendiri. Dengan nama PSY, Park Jae-Sang yang berasal dari Korea Selatan pada usianya yang genap 30 tahun ini memberikan kesan yang energik dan fun dengan single Gangnam Style. Di balik dance kuda-kudaan dari PSY, tidak sedikit yang mengatakan bahwa dance-nya terkesan asal-asalan. Tapi faktanya, kenapa banyak yang mulai menirukan tarian Gangnam Style? Well, itu lah K-Pop. Selalu ada-ada saja pro dan kontra sekalipun mereka sedang berada di puncak tangga lagu Asia & Eropa.
Video Klip PSY Gangnam Style :

Sudah lihat kan bagaimana penampilan Park Jae-Sang yang menggunakan nama PSY dengan gaya Gangnam Style-nya? Namun untuk lebih lanjutnya, berikut beberapa fakta tentang Gangnam Style.
1. Nama Vocalist PSY adalah Park Jae-Sang yang dilahirkan di Seongnam, Korea Selatan pada tanggal 20 Juli 1982.
2. Nama judul lagu Gangnam Style sendiri diambil dari sebuah istilah yang digunakan oleh warga Korea Selatan sebagai gambaran high-end style alias gaya hidup mewah di Gangnam.
3. Gangnam-gu, atau disebut dengan Distrik Gangnam terletak di sebelah tenggara dan juga salah satu daerah yang PALING MAKMUR di kota Seoul, Korea Selatan. Dan Gangnam telah menginspirasi PSY untuk menjadikan judul lagu sekaligus pembuatan video klip Gangnam Style karena di Distrik Gangnam itu terkenal dengan kawasan elit yang dihuni oleh para artis papan atas, publik figur, serta orang terkaya lainnya.
4. Secara umum arti dari Gangnam Style (Oppan Gangnam seutail) sesuai dengan bahasa Korea yang telah disesuaikan dengan budaya bahasa terbaru saat ini adalah Kakak atau pacar laki-lakimu adalah seorang Gangnam Style.
5. Lirik lagu dan musik Gangnam Style sendiri diciptakan oleh PSY. Dimana salah seorang produser ternama dari Korea Selatan, yaitu Yoo Gun-hyung yang pernah berkolaborasi bersama PSY serta menjadi komposer pada album ke-6 termasuk lagu Gangnam Style ini.
6. Video Gangnam Style di release pertama kali pada 15 Juli 2012, dan saat itu lagu ini hanya diketahui oleh penggemar K-Pop saja. Kemudian para penggemar K-Pop mulai saling berbagi dan menyebarkan lagu ini melalui sosial media, seperti Twitter dan Facebook. Tidak lama kemudian, pengguna internet yang notabene-nya bukan pecinta K-Pop mulai mengetahui lagu ini. Bahkan faktanya, selebritis-selebritis internasional ikut-ikutan juga men-tweet Gangnam Style. Hingga akhirnya media-media internasional mulai memperhatikan, bahkan Gangnam Style menjadi jawara alias top chart pada Billboard Social 50.
7. Pada Video klip Gangnam Style, melibatkan beberapa orang penyanyi serta komedian terkenal di Korea Selatan. Seperti Kim Hyun-a, Seungri, Daesung, Yoo Jae-Seok, Noh Hong-cheol dan Hwang Min-woo.
8. Hwang Min-woo merupakan seorang pemeran yang usianya paling kecil pada video klip Gangnam Style. Yaitu 5 tahun. Pada awal video klip, anda akan melihat seorang anak kecil yang menari dengan konyol dengan mimik wajah yang lucu, itulah dia. Faktanya, pada malam sebelumshooting pembuatan video klip lagu ini, PSY menonton Korea’s Got Talent dan melihat Hwang Min-woo menari ala Michael Jakcson dengan konyol. Karena alasan tersebut PSY menggandeng bocah ini pada pembuatan video klip lagu Gangnam Style.
9. Media Sosial dan Youtube sangat berperan dalam menjadikan lagu ini terkenal di seluruh dunia. Karena faktanya, melalui Facebook, Twitter, dan Youtube, banyak orang yang akhirnya mengetahui PSY dengan single-nya Gangnam Style. Malahan di Youtube, sejak video klip ini di unggah pada 15 Juli kemarin, telah berhasil menyedot perhatian 185.720.320 penonton sampai saat ini. Dan, pastinya akan terus bertambah.
10. Scooter Braun, yang merupakan American talent Manager yang juga sebagai managernya Justin Bieber ikutan memburu PSY. Dan saat ini, PSY sendiri telah menandatangi kontrak bersama label Scooter Braun.